“Pintaku Cuma satu ya Allah, semoga dia tenang dan tempatkanlah Ia di sisimu yang terbaik. Bagaimanapun Ia adalah teman sekaligus orang yang berperan dalam mengubah hidupku ke jenjang yang lebih serius. Kutitip dia ya Allah. Semoga aku bisa dipertemuka dengannya nanti.” Gumamku lirih. Belum percaya akan takdir ini.
***
Kembali ke teras rumah. Masa kini.
Mari merajut kisah yang lebih indah di masa yang akan datang. ***
Is’adur Rofiq. Mahasiswa Teknologi Pertanian Universitas Jember.