Kejahatan yang Tersembunyi, Batas, Rumah Siput, Hantu Penulis, Yang Menunggu, Kanjeng, Penjemputan, Kepada R

Puisi-puisi Mardi Luhung (Kompas, 30 Juni 2018)

The Northern Lights ilustrasi Chan Wai Ha, Bonita (Hongkong) Tahun 2014 - Kompas.jpg
The Northern Lights ilustrasi Chan Wai Ha, Bonita (Hongkong) Tahun 2014/Kompas

Kejahatan yang Tersembunyi

 

Apa yang kau sembunyikan di pikiranmu. Kobar api atan sebilah pedang yang mengkilat. Atau kesal panjang yang tak pernah mengenal kata maaf. Dari menara kau mendengar seruan agar

kembali. Tapi kau terus saja bergerak. Merasa langit telah bolong. Dan sekian belerang berjatuhan. Menimpa tiap kepala. Kepala yang seperti daun dimakan belalang.

Di genangan, kau melihat bayangan wajahmu. Wajah yang lebih mirip mripat saga. Mripat yang membuat tiap bayi menangis. Dan tiap orang tua menabuhi sekian peralatan dapur. Berteriak.

Menggusah. Dan kembali lagi menabuhi. Memang, waktu itu, semua yang kau pandang tampak demikian renik. Demikian gampang untuk dilumat dan dijentikkan.

“Aku adalah yang tak terundurkan,” begitu teriakmu. Sebelum akhirnva kembali terlelap di ranjang. Ranjang nomor 33 di kamar yang gemetar. Dan tersembunyi.

 

(Gresik, 2018)

Arsip Cerpen di Indonesia